Ada banyak efek positif yang ditimbulkan dari membaca nyaring untuk anak, contohnya saja seperti membantu anak untuk berkonsentrasi. Hal ini karena anak harus mendengarkan orang dewasa yang membacakannya cerita agar mengerti dengan isi cerita itu sendiri. Selain itu, efek positif lainnya adalah anak akan mendapatkan kosa kata baru dan dapat mempraktekkan pengucapan kosa kata dan memahami makna kata tersebut. Guru atau orang tua dapat mengoreksi kesalahan anak dan memberikan arahan makna yang tepat agar mudah untuk dipahami.
Membaca nyaring juga dapat menjadi stimulus dalam meningkatkan berbicara, berkomunikasi, dan menulis. Saat selesai membaca nyaring, kita bisa meminta si anak untuk menuliskan komentar, opini, hingga analisis dari apa yang telah didengar.
Review yang dilakukan oleh Jennet Senawati dkk dalam artikel jurnal yang berjudul The Benefit of Reading Aloud for Children : A Review In EFL Context, memberikan gambaran seberapa banyak keuntungan atau manfaat dari membaca nyaring. Kalian bisa langsung baca artikel jurnalnya dalam bentuk fulltext di tautan ini. Atau kalian juga bisa mencari topik-topik menarik lainnya mengenai pendidikan di IJEE pada tautan http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/ijee/index






17 Komentar
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNah itu jadi alasan utama untuk berpikir kritis Terima kasih lani atas informasinya
BalasHapusBacaan yang bagus buat para orangtua dan kakak-kakak nih. Bisa diterapin buat anak dan adiknya.
BalasHapusArtikel yang sangat bermanfaat sekali, terlebih jika bisa dipraktikan langsung oleh para orang tua!
BalasHapusArtikel sangat bermanfaat dan juga dapat bisa diterapkan untuk adik saya. Terimakasih
BalasHapusterimkasih kak, bisa diterapkan nih buat adik dan keponakan buatt memupuk minat baca sejak dini, dan bisa membatu perkembangan berpikir anak-anak
BalasHapusWaah jurnalnya bermanfaat bngt nih, makasih informasinya yak
BalasHapusInformatif bgt artikel nyaa, semoga bisa diaplikasikan khusus nya buat ortu
BalasHapusihh betul, dulu pas masih kecil juga sering dibacain buku pake cara kaya gini dan emang bikin konsen, baru ternyata namanya read aloud. makasih infonya lanii
BalasHapusWih keren nih artikelnya, metodenya bisa diterapkan bagi yang punya adik atau keponakan yg masih kecil. Makasih infonya~
BalasHapusArtikel yg informatif, jadi penasaran sama artikel aslinya, nanti ku baca deh.. thnks yaa 👍🏻
BalasHapusWaaah makasih informasinya... Bisa aku coba nih caranya untuk sepupu aku yang masih kecil 😊
BalasHapusBisa dipraktekin nih ke ponakan yang masih dalam proses tumbuh kembang. Thanks infonya
BalasHapusternyata seefektif itu ya teknik read aloud ini, nanti mau coba praktekin ke sepupu aku deh, thankyouu lani ataa informasinya
BalasHapuswahh kerenn, terima kasihh lani atas informasinyaa
BalasHapusWah keren artikel nya bermanfaat sekali makasih informasinya 👍
BalasHapusHarus dipraktekin sih ini, terimakasih lani infonya
BalasHapus