Di masa pandemi seperti
ini, mengharuskan kita untuk tetap di rumah aja dan lebih sering beraktifitas via
daring dari rumah. Tempat-tempat umum pun dibatasi jumlahnya dan malahan masih
banyak yang tutup. Contohnya seperti perpustakaan. Untuk saat ini, masih banyak
perpustakaan yang tidak menerima kunjungan, namun ada juga yang buka dengan
pembatasan kuota pengunjung dan jam operasional.
Karena kita tidak bisa
berkunung ke perpustakaan untuk mencari sumber informasi yang diinginkan,
perpustakaan memanfaatkan media digital untuk tetap menghidupkan layanan di
perpustakaannya. Contohnya saja seperti pada Perpustakaan Kemendikbud yang
berada di Gedung A lantai 1 dan Mezanin di Jl. Jendral Sudirman Senayan –
Jakarta. Perpustakaan Kemendikbud menyediakan beberapa layanan digital yang
bisa diakses dari rumah dengan catatan terhubung dengan koneksi internet. Layanan-layanan
tersebut seperti Repositori Kemedikbud, Jurnal Elektronik keluaran lokal
(dikeluarkan oleh Kemdikbud) maupun Jurnal Internasional, Pustaka Digital Kemendikbud,
dan Eperpusdikbud (perpustakaan digital berbasis aplikasi).
Kali ini saya akan
membahas mengenai Layanan Pustaka Digital Kemendikbud. Layanan Pustaka Digital
Kemendikbud adalah layanan koleksi perpustakaan digital Kemendikbud yang
berisikan buku-buku elektronik yang dapat diakses secara terbuka (open access)
di bidang pendidikan dan kebudayaan dengan mengakses tautan
https://pustaka-digital.kemdikbud.go.id
Tampilan dari layanan Pustaka Digital Kemendikbud ini menggunakan sistem otomasi Senayan Library Management System (SliMS) yang dikembangkan oleh perpustakaan kemendikbud. SLiMS adalah sistem automasi perpustakaan sumber terbuka (open source) yang pertama kali dibangun dan digunakan di Perpustakaan Kemendikbud. Pada tahun 2007, SENAYAN (nama awal SLiMS) pertama kali diluncurkan di Perpustakaan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) oleh Sekretaris (Sesjen) Depdiknas saat itu.
Kita
disuguhi tampilan home dari layanan Pustaka Digital. Di halaman depan
ini, kita bisa melihat slide-slide ruangan yang ada di Perpustakaan Kemendikbud.
Di bagian pojok kanan atas, terdapat menu-menu seperti home, information,
help, librarian, member area, dan bisa memilih bahasa yang ingin digunakan.
Lalu di
tengah-tengah halaman, kita bisa mencari koleksi yang diinginkan dengan
mengetikkan kata kunci seperti judul ataupun penulis. Kalian juga bisa memilih
koleksi sesuai dengan topik tertentu seperti literatur, ilmu sosial, sains, dan lain-lain. Selain
itu, kalian juga bisa melihat koleksi baru yang dimasukkan atau diinput, serta
kontak dan lokasi Perpustakaan Kemendikbud berada.
Gambar di atas adalah contoh hasil saat saya memilih topik literatur. Bisa dilihat judul, pengarang,
dan abstrak dari koleksi tersebut. Pada kotak availability, saat saya cek,
semuanya berjumlah 0 (nol). Namun, bukan berarti tidak ada koleksinya yaa.
Kalian harus klik terlebih dahulu koleksi yang ingin dibaca.
Setelah mengklik judul koleksi, kalian akan melihat deskripsi dari koleksi tersebut. Gulir ke bawah, hingga menemukan tulisan file attachment. Klik tautan untuk melihat koleksi elektroniknya.
Setelah
itu, kalian sudah bisa membaca koleksi yang kalian pilih secara lengkap atau full
text. Saat mengklik halaman, kalian akan mendengar suara seperti membalikan
kertas, jadi terasa seperti sedang mebaca buku berbentuk fisik ya hehe.
Jika
tautan yang pertama tidak bisa terbuka, tersedia tautan lain dengan tulisan other
resource link yang mengarahkan kalian ke tautan lain, dengan tetap bisa
membaca koleksinya secara full text.
Jadi
kallian tetap bisa loh mendapatkan informasi sekaligus menghibur diri kalian
dengan membaca dari rumah dengan mudah dan tanpa ribet. Kalian bisa juga cek
informasi terbaru mengenai Perpustakaan Kemendikbud melalui aku sosial media
mereka sepert Instagram mereka di sini. Apa kalian sudah menikmati layanan-layanan
daring yang disediakan Perpustakaan Kemendikbud?? Kalian boleh banget berbagi
pengalaman kalian menggunakan layanan daring perpustakaan di kolom komentar.
Semoga
informasi ini bisa membantu kalian yaa. Adios!






25 Komentar
Wuihhhh, keren bgt yaaa. Makasih infonyaa
BalasHapusWih cukup di rmh aja bisa baca buku ya, makasih infonya
BalasHapusKerenn, terimakasih info nya kak
BalasHapusWaah, makasih ya informasi nya. Jadi bisa tetep baca buku deh, walaupun dirumah aja
BalasHapuswahh terima kasih atas informasinya lanii, bisa dimanfaatkan buat nugas nanti nih
BalasHapusWah ada buku baru dari kemendikbud Terima kasih lani atas informasinya
BalasHapuswiii makasih lani info nya bermanfaat sekali👍
BalasHapusTernyata kemendikbud juga menyediakan digital gratis beserta pdf ya, thanks infonya 👍
BalasHapusWah jadi tau gimana cara minjem koleksi online di kemendikbud yaa, terimakasih!☺
BalasHapusterimakasih lani informasi nya, bermanfaat sekali👍
BalasHapusSangat bermanfaat informasinya, Terima kasih Kak Lani 👍🏻
BalasHapuswahhhkeren bangett, aku baru tau lohhh. semangat terus ya kakk!!!
BalasHapuskeren banget deh perpus Kemendikbud ini! mari semangat !!
BalasHapusmakasih infonya lani, ini bisa banget deh dipake buat nugas di rumah, semangat lani
BalasHapusTerima kasih informasi nya lani, kalo kayak gini pemustaka tetap bisa menggunakan layanan perpustakaan dari rumah !!
BalasHapusTerima kasih infonya lani! Sangat bermanfaat
BalasHapusTerima kasih informasinya, jadi tambah mudah kita untuk membaca buku walaupun kita harus di rumah aja :)
BalasHapusKeren bgt artikel nya, informatif bgt
BalasHapusLucu ya baca koleksi digitalnya 😍
BalasHapusaku baru tauuu, thankyouu infonyaa, nanti mau nyobaaa baca bukunya juga ah👍🏻
BalasHapuskeren, ternyata perpus kemendikbud punya layanan perpus digital secara open access, makasih infonyaa
BalasHapuskeren-keren yaa perpus skrg layanan nya bervariatif
BalasHapuswah dapet info baru, thanks for sharing kak
BalasHapusWah keren banget artikel nya makasih
BalasHapusPerpustakaan Kemdikbud selalu inovatif yah
BalasHapus